BERANDA
INTERAKTIF
LINK PENTING
BANNER
![]() |
Program e-learning
Oleh: Ninik18 Oktober 2011, 08:05:18
Untuk mengatasi keterbatsan waktu dan ruang, proses pembelajaran memerlukan sarana suplement berupa TIK. Adanya TIK menurut Bapak Budi Permana sebagai salah satu narasumber dalam Bimtek Teknis Review Program Kerja bansos Pembelajaran E-Learning Media Elektronik dan Konten Interaktif, buka sebagai pengganti kehadiran guru di kelas, namun sebagai sarana memberikan pengayaan proses pembelajaran. Banyak fasilitas yang dapat dikelola dengan bantuan TIK untuk memberikan pelayanan pembelajaran di kelas. Sebagai pendukung keterlaksanaan program e- learning, maka SMA Negeri 8 Malang ikut hadir juga dalam bimtek dimaksud, yang dilaksanakan di Hotel Puri Avia pada tanggal 15 sampai dengan 19 Oktober 2011. Banyak hal yang didapatkan selama Bimtek. Wawasan pembaharuan di dunia pendidikan dapat diperoleh melalui bimtek ini, Khususnya program e-learning yang harus disiapkan adalah:
1. Server (sistem operasi server dan layanan native server)
2. Infrastruktur (LAN< akses internet, dan hotspot) multidominan, database server, dan DNS
3. Aplikasi learning manajement system
4. tata kelola pembelajaran berbasis TIK
5. Komputer client
Beberapa arahan yang diberikan narasumber adalah, server digunakan untuk menggantikan fungsi layanan, direkomendasi menggunakan open source, minimal mengandung web server, dan DNS server, tetapi dapat mengandung layanan native server lainnya. Khuususnya LMS agar dapat mengandung student self server, online learning, online assesment, colaborative learning, dan training resources manajement. Adapun disampaikan mengenai pengadaan konten agar sedapatnya menggunakan open content yang prinsipnya mudah diperoleh dan tidak berbayar, sudah dinilai oleh pustekom, lisensi 5 tahun, dapat dishare minimal 40 unit, serta harga wajar. Tidak ada ikatan bahwa sekolah harus membeli pada rekanan tertentu. Essensinya adalah disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak berbayar tinggi. Mengingat bahwa SMAN 8 Malang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan program e-learning, maka langkah yang harus ditempuh adalah menganalisis evaluasi diri terkait dengan kesiapan e-learning di sekolah, menganalisis tipologi masing-masing kategori, dan menyususn RAB sesuai dengan hasil analsis tipologi. Adapun secara global yang segera kami lakukan bersama bagian terkait di sekolah adalah: analisis kesiapan infrastruktur, analisis kesiapan SDM< menyususn SOP kegiatan< mengadakan instalasi sistem< mengadakan user acceptance test, dan sistem maintenance. Pada kegiatan ini yang paling mendesak dilaksanakan oleh sekolah adalah pelatihan LMS (layanan manajement system). Mari kita mencoba merealisasi program e-learning ini dengan penuh tanggung jawab. Oleh karenanya saya mengajak kepada semua warga smarihasta mari kita bekerja keras mewujudkan program ini. Sekolah bersyukur karena melalui Bimtek ini sekaligus saya selaku kepala SMAN 8 Malang sekaligus menandatangani MoU bantuan sosial pelaksanaan program e-learning dan media pembelajaran. Mahakarya bersama Smarihasta, (Bu Ninik/Bogor 18 Oktober 2011)
